Text
Di bawah sinar blue light
Pintu kamar Calianna terbuka. Ia buru-buru menyembunyikan ponselnya di bawah selimut dan kembali tidur.
Mama hanya melongok sebentar, lalu kembali keluar.
“Suaramu terlalu keras, Calia.” Calianna menegur dirinya sendiri.
Setelah memastikan keadaan aman, Calianna kembali bangun dan memainkan ponselnya lagi.
Tanpa terasa, waktu sudah menunjukkan pukul 12 malam.
“Hah, udah jam 12! Tidur, ah. Besok kesiangan lagi.” Calianna memaksakan diri untuk tidur. Tapi, matanya tidak kunjung mengantuk. Akhirnya, ia terjaga hingga jam 3 pagi.
Teman-teman tahu sinar blue light dan bahayanya untuk mata? Yuk, ikuti kisah Calianna yang terlalu banyak terpapar sinar blue light!
Selain itu, ada beberapa kisah menarik lainnya, seperti fotosintesis, uban di rambut, perut yang berbunyi ketika lapar, mata yang berwarna hijau, dan kisah sains lainnya!
| B03210 | 899.2213 ANA d | My Library | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain